Jumat, 06 November 2020

Kemajuan Musik Digital dan Pengaruhnya pada Generasi Muda Saat Ini

 KEMAJUAN DUNIA MUSIK DI INDONESIA DI ERA DIGITAL


Era perkembangan teknologi ternyata juga mempengaruhi dunia industri musik. Dengan adanya kemajuan era digital saat ini, Anda tidak perlu lagi kerepotan mendengarkan musik dimanapun dan kapanpun. Secara langsung, kecanggihan teknologi tersebut juga semakin memudahkan Anda untuk mengunduh lagu yang diinginkan dan mendengarkannya secara bebas.  


Perubahan industri musik dari musik analog menjadi musik digital ternyata tidak hanya mempengaruhi para penikmat musik, tetapi juga para tim produksi musik itu sendiri. Musik yang semula hanya bisa diproduksi secara manual dengan menggunakan berbagai peralatan musik seperti drum, gitar, dan keyboard, kini bisa dibuat melalui software komputer. Kualitas musik pun semakin meningkat dengan adanya banyaknya fitur pada software yang bahkan bisa menambahkan beberapa efek tertentu yang semakin membuat musik enak didengar.



Kini siapa saja memiliki peluang untuk membuat musik. Anda bisa menggunakan bermacam-macam aplikasi pendukung yang dapat digunakan untuk memproduksi musik seperti Garage Band, Logic Pro, Ardour, dan lain sebagainya. Adobe Audition juga menjadi salah satu aplikasi unggul yang dapat Anda gunakan untuk mengedit dan menggabungkan musik. Berbagai aplikasi ini tidak hanya dapat membantu Anda dalam memproduksi musik, tetapi juga dapat mengubah suara menjadi lebih jernih dan bagus.


Salah satu platform musik ternama di Indonesia, Spotify, terbukti berhasil meraih 200 juta pengguna setiap bulannya. Hal ini semakin membuktikan bahwa masyarakat Indonesia saat ini memiliki minat yang tinggi untuk meggunakan teknologi baru dalam mendengarkan musik. Bagaimana tidak, sekarang Anda bisa mendengarkan bermacam-macam musik dari seluruh penjuru dunia dan berbagai genre hanya di dalam satu aplikasi platform streaming.


Meski terdapat perbedaan yang signifikan antara masyarakat desa dan kota di Indonesia, namun pada dasarnya setiap orang memiliki akses pada sebuah perpustakaan musik digital yang dapat dinikmati oleh siapapun. Indonesia merupakan negara dengan tingkat penetrasi internet yang besar. Melalui data ini, dapat diasumsikan bahwa teknologi-teknologi baru dapat diadopsi oleh siapapun di seluruh negeri. Setiap orang tidak lagi harus bergantung pada media massa seperti TV dan radio untuk mendengarkan musik baru. Alih-alih, kita memiliki pilihan dan dapat menyelam lebih jauh ke dalam sebuah katalog besar dengan teknologi digital. 

https://www.nataconnexindo.com/blog/perkembangan-dunia-musik-indonesia-di-era-digital

musik jaman sekarang lebih banyak kreatif nya dari mulai sound, mic hingga sebagainya sehingga bisa di kata kan era musik digital lebih bagus ke timbang era jaman dulu, tetapi jujur saya lebih menyukai musik jaman dulu ketimbang jaman sekarang.

pengaruh musik digital pada generasi muda

Pengaruh dari visual dari musik secara bersama-sama memiliki peran serius dalm membentuk pola perilaku terhadap pendengarnya. Ditambah lagi jika ditelaah lebih dalam, pada era sekarang ini generasi muda milenial cenderung meninggalkan nilai budaya dan agama. Namum sebaliknya mereka lebih mementingkan mengejar nilai-nilai kebebasan, bahkan hedoisme.

Ada beberapa penelitian menunjukkan bahwa musik juga mempunyai dampak negatif yang mengerikan terhadap psikologis pendengarnya. Yakni yang pertama, penelitian yang dilakukan Journal of the American Academy of child and adolescent Psychiatry mengemukakan bahwa musik dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya bunuh diri. Para peneliti juga menambahkan bahwa efek lain yang timbul dari musik yang didengar oleh bara kaula muda dapat menimbulkan depresi dan tindakan kriminal.

berbicara tentang musik, untuk era sekarang ini, terkhusus bagi generasi muda milenial, musik merupakan sebuah hiburan yang harus ada dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan jika diamati merek tidak sungkan-sungkan menghabiskan waktunya hanya untuk berdiri disebuah antrian panjang untu membeli selembar tiket konser musik.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Centre of Strategic and Internal Studies (CSIS), terungkap bahwa aktivitas yang paling digemari oleh generasi muda adalah mendengarkan musik.

Tidak hanya itu, merek juga rela menghabiskan $50 untuk sebuah festival musik setiap tahunnya, tentunya juga untuk melihat sang idolanya secar langsung, miris memang.

https://www.kompasiana.com/variadesy7917/5e1849fed541df546f24a434/musik-milenial-di-era-4-0








Tidak ada komentar:

Posting Komentar