Kamis, 29 Oktober 2020

Televisi Analog vs Televisi Digital

Sejarah Televisi Digital & Analog

Televisi digital atau DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.

                Dalam penemuan televisi, terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.
1876 – George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.

  • 1884 – Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
  • 1888 – Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
  • 1897 – Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.
  • 1900 – Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.
  • 1907 – Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.
  • 1927 – Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
  • 1929 – Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
  • 1940 – Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.
  • 1958 – Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.
  • 1964 – Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.
  • 1967 – James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.
  • 1968 – Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.
  • 1975 – Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.
  • 1979 – Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
  • 1981 – Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.
  • 1987 – Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.
  • 1995 – Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
  • 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.
  • http://jordan-distilingga.blogspot.com/2018/11/21-sebutkan-dan-jelaskan-tentang.html

Perbedaan Televisi Digital & Analog

  • Televisi digital  atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio dan data ke pesawat televisi. TV Digital bukan berarti pesawat televisinya yang digital, namun lebih kepada sinyal yang dikirimkan adalah sinyal digital atau mungkin yang lebih tepat adalah siaran digital (Digital Broadcasting). Televisi resolusi tinggi atau high-definition television (HDTV), yaitu: standar televisi digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV biasa 4:3) dan surround-sound 5.1 Dolby Digital. TV digital memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari standar lama. Penonton melihat gambar berkontur jelas, dengan warna-warna matang, dan depth-of-field yang lebih luas daripada biasanya. HDTV memiliki jumlah pixel hingga 5 kali standar analog PAL.
  • Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan/atau frekuensi dari sinyal. Seluruh sistem sebelum Televisi digital dapat dimasukan ke analog. Sistem yang dipergunakan dalam televisi analog NTSC (national Television System Committee), PAL, dan SECAM.
  • Kelebihan signal digital dibanding analog adalah ketahanannya terhadap gangguan (noise) dan kemudahannya untuk diperbaiki (recovery) di penerima dengan kode koreksi error (error correction code ). 


    Kelebihan Dan Kekurangan Televisi 


    Digital & Analog


    Kelebihan TV Digital
    1. Kualitas visual dan audio yang lebih bagus dari pada Tv Analog
    2. Banyak fitur dan layanan yang baru
    3. Kompatibel dengan semua TV Modern
    Kekurangan TV Digital
                1.      Biaya TV yang terlalu mahal
                2.      Terlalu modern sehingga diperlukan perangkat tambahan

    Kelebihan TV Analog
                1.      Harga terjangkau
                2.      Merupakan alat komunikasi yang dapat menyiarkan berita dengan tampilan

    Kekurangan TV Analog
                1.      Hanya dapat memproses sinyal analog
                2.      Kualitas gambar kurang memadai / ala kadarnya
                3.      Boros listrik
    http://batariwp.blogspot.com/2017/10/newmedia2.html

Jumat, 16 Oktober 2020

Surface Web, Deep Web, Dan Dark Web


NEWS : Trending di Twitter karena Chat Kocak, Apa itu Deep Web? |  Cyberthreat.id

Surface Web

Surface Web adalah sebuah website atau situs yang muncul di permukaan paling atas dalam sebuah index pencarian mesin pencari.

Maksudnya adalah, ketika kita melakukan pencarian di mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing, Yandex, dsb, maka hasil yang muncul tersebut termasuk ke dalam kategori Surface Web (dapat ditemukan oleh semua orang).

Yap!. That’s right dude.

Jika selama ini kita melakukan sebuah pencarian, maka kita hanya mencari index yang ada di Surface Web.

Sedangkan masih banyak situs maupun website yang tidak terindex oleh mesin pencari seperti Google, dsb.

Dari sekian banyaknya situs dan website di internet, hanya sekitar 5% saja yang dapat diakses oleh semua orang. Dude!, So how big internet is?.

Mari kita coba sederhanakan, jika kita membuka situs online seperti facebook dan yahoo, kemudian kita melakukan klik sebuah link dan diarahkan ke situs lain, maka seperti itulah cara kerja mesin pencari.

Kita hanya akan diarahkan ke situs lain yang sudah terindex oleh oleh web tersebut dan mesin pencari lainnya dan itu termasuk ke dalam kategori Surface Web.

Contoh kasus (Surface Web):

Bukalah apalikasi Line dan lihatlah salah satu berita disana, kemudian kalian klik salah satu sumber berita tersebut, maka kalian akan di arahkan ke situs lain bukan? Sama halnya ketika kalian membaca tulisan ini, ketika saya meninggkalkan link ini, maka kita akan diarahkan ke situs lain bukan?.

Itulah contoh sederhana tentang bagaimana mesin pencari pekerja.

Dalam kasus tersebut, tentunya masih banyak lagi konten (situs) lain yang sebenarnya belum terindex oleh mesin pencari.

Now let’s get deeper,…

https://notnoob.com/apa-yang-di-maksud-dark-web-deep-web-dan-surface-web/ 


Deep Web

Deep Web (dikenal juga dengan nama Deepnet, Darknet, Invisible Web, Undernet, atau Hidden Web). Deep Web merupakan bagian dari World Wide Web (www), tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah.

Artinya, deep web adalah kumpulan konten World Wide Web yang tidak terindeks oleh mesin pencari, seperti Google Chrome, Bing, Yahoo, Safari, Firefox, dan lain-lain. Itu karena situs deep web umumnya menggunakan domain .onion.

Sesuai namanya, deep web memuat banyak sekali konten informasi terpendam (tidak terlihat) yang sulit atau bahkan tidak bisa diakses oleh orang biasa.

Situs-situs yang tergolong deep web tidak dapat kamu temukan dengan mudah layaknya browsing informasi di mesin pencari (search engine) standar.

Meski tidak terindeks mesin pencari biasa, nyatanya deep web tetap bisa diakses menggunakan tool khusus seperti TOR (The Onion Router) Browser, VPN, dan aplikasi keamanan lainnya.

Beberapa orang menggunakan situs deep web karena alasan informasi yang dimuat di dalamnya tidak untuk konsumsi publik. Sehingga, dipilihnya deep web agar informasi tersebut tidak dapat diakses dan tidak muncul dalam hasil pencarian browser internet.

Dari penjelasan di atas, sekilas deep web tergolong situs ilegal atau terlarang. Namun, berbagai sumber menyebutkan bahwa deep web tidak selalu ilegal dan cukup banyak aktivitas yang terjadi dalam konteks hukum.

Karena berkaitan dengan masalah keamanan dan privasi, deep web digunakan oleh beberapa profesi, mulai dari para jurnalis, whistleblowers (pelapor), pengunjuk rasa, hingga masyarakat yang ditindas rezim politik.

Apa Saja yang Ada di dalam Deep Web?

Seperti penjelasan sebelumnya, di dalam deep web berisi sejumlah besar data dan informasi rahasia, sangat sensitif, dan penting, antara lain:

  • Situs internal perusahaan besar, asosiasi, dan organisasi perdagangan.
  • Sistem intranet sekolah, perguruan tinggi, dan universitas.
  • Situs web yang dilindungi password khusus (hanya bisa diakses oleh anggota tertentu).
  • Halaman akses berjangka waktu seperti yang ada di situs pengambilan tes online.
  • Akun pribadi seseorang untuk media sosial, e-mail, perbankan, dan lainnya.
  • Halaman enshrouded Paywall.

 

Bagaimana Cara Mengakses Deep Web?

Setelah tau apa itu deep web, tentu kamu penasaran juga bagaimana cara mengakses deep web tersebut. Ada beberapa cara mudah masuk ke deep web dengan aman, seperti yang dirangkum Indozone berikut ini:

1. Akses Deep Web dengan Web Directory

Cara paling mudah mengakses deep web yaitu lewat web directory, salah satunya Hidden Wiki. Di dalam situs Hidden Wiki, kamu bisa temukan daftar alamat website deep web yang dapat dikunjungi, lengkap dengan jenis kontennya.

2. Akses Deep Web dengan TOR Browser

Untuk mengakses deep web, kamu dapat gunakan TOR Browser yang punya sistem keamanan baik. Nantinya secara otomatis, TOR Browser akan menyembunyikan identitas dan privasi kamu sebagai pengunjung.

3. Akses Deep Web dengan VPN

Selain Web Directory, TOR Browser, kamu juga dapat mencoba cara alternatif akses situs deep web yaitu dengan menggunakan VPN atau Proxy.

cara membuka situs deep web pun bisa dicoba melalui web browser lain, seperti Invisible Internet Project (I2P), Whonix, Subgraph OS, dan TAILS (The Amnestic Incognito Live System).

Catatan:

Deep web memang bisa diakses dengan cara-cara di atas. Namun perlu kamu ingat, cara mengakses deep web sebaiknya dilakukan untuk hal positif. Jangan sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Akses Deep Web, Apakah Berbahaya?

Sebagian orang berpendapat bahwa deep web merupakan situs terlarang yang tidak seharusnya diakses. Tapi di sisi lain, orang-orang menganggap deep web dapat membantu sejumlah pihak yang membutuhkan anonimitas (identitas pribadi tidak diketahui).

Anonimitas itu sendiri digunakan beberapa pihak untuk keperluan atau kebutuhan tertentu. Kendati demikian, akses deep web tetap ada risikonya.

Saat mengakses website deep web, pastikan kamu tidak menulis informasi apa pun yang tergolong penting dan privasi, seperti alamat email aktif beserta password yang biasa kamu gunakan.

Pasalnya, dengan kondisi keamanan yang tidak dapat terindeks mesin pencari standar, bukan tidak mungkin cracking, file corruption, dan cyber crime lainnya bisa terjadi setelah kamu akses website deep web.

Selain itu, hindari menekan sembarang tombol 'klik' di dalam website deep web. Karena, beberapa konten bisa saja memiliki virus atau walmare yang dapat menyerang perangkat kamu saat itu juga.

https://www.indozone.id/tech/lNs4oLB/apa-itu-dark-web-inilah-fakta-dark-web-dan-bedanya-dengan-deep-web/read-all


Dark Web

Menurut informasi dari berbagai sumber, dark web mengacu pada konten online terenkripsi yang tidak terindeks mesin pencari standar, seperti Google, Firefox, Bing, Yahoo, Safari, dan lain-lain.

Seperti halnya deep web, sebagian besar situs dark web memberikan privasi atau keamanan lebih banyak bagi para pengguna terkait data atau informasi penting.

Namun sayangnya, dark web seringkali disalahgunakan oleh beberapa pihak tidak bertanggung jawab. Situs dark web kerap menjadi pasar online untuk menjual barang-barang ilegal, jual-beli data curian, obat-obatan terlarang, dan kegiatan melanggar hukum lainnya.

Karena itu pula, berbagai situs yang tergolong dark web sangat tidak disarankan untuk diakses. Pasalnya, bisa menimbulkan hal-hal berkaitan dengan aktivitas cyber crime (kejahatan siber) di internet.

Menurut CSO Online, studi 'Into the Web of Profit' tahun 2019 yang dilakukan Dr. Michael McGuires di University of Surrey, menunjukkan bahwa dark web menjadi lebih buruk.

Dari hasil studi ditemukan jumlah daftar dark web berbahaya meningkat 20 persen sejak tahun 2016, di mana 60 persen dominan berpotensi membahayakan perusahaan.

Mulai dari, jual-beli nomor kartu kredit, obat-obatan terlarang, penjualan senjata ilegal, uang palsu, data curian akun online, perangkat lunak untuk hacking, pornografi, perjudian, hingga terorisme.

fakta-fakta Seputar Dark Web

Istilah dark web seringkali disamakan dengan deep web. Padahal, kedua istilah tersebut berbeda. Dark web hanya sebagian kecil dari deep web (bagian dari web yang tidak diindeks mesin pencari biasa).

Sebagian orang menggunakan situs dark web karena melihat dari sisi privasi, di mana data/informasi penting pengguna akan tersamarkan dan tidak akan diketahui (anonim).

Di sisi lain, website dark web menjadi 'peluang' bagi beberapa orang yang ingin bertindak jahat, misalnya pencurian data pribadi seseorang.

Selain itu, karena tidak bisa diakses dari mesin pencari biasa, ada banyak hacker berkeliaran dan tidak 'terjamah' Google. Dengan kata lain, tidak terdapat perlindungan jika suatu saat informasi diretas.

Risiko semacam itulah yang membuat situs dark web menjadi begitu terlarang untuk diakses. Terlebih, beberapa hal aneh dan tidak lazim kerap dijumpai dalam situs dark web.

Perdagangan ilegal di dark web banyak terjadi menggunakan bitcoin, sebagaimana pernah dituturkan  Patrick Tiquet Director of Security & Architecture dari Keeper Security.

Perbedaan Deep Web dan Dark Web


Meski sama-sama tidak mudah diakses oleh mesin pencari biasa, ada perbedaan antara deep web dan dark web dilihat dari konten di dalamnya.

Dark web berisi hal-hal lebih ekstrim daripada yang disajikan dalam deep web. Di dalam dark web, banyak berisi hal-hal berkaitan kegiatan ilegal, jual-beli narkoba, konten kekerasan ekstrim hingga pornografi dengan tema-tema yang tidak masuk di akal.

Sementara itu, berbagai sumber menyebutkan bahwa deep web tidak selalu berisi hal ilegal dan cukup banyak aktivitas yang terjadi dalam konteks hukum.

Karena berkaitan dengan masalah keamanan dan privasi, deep web digunakan oleh beberapa profesi, mulai dari para jurnalis, whistleblowers (pelapor), pengunjuk rasa, hingga masyarakat yang ditindas rezim politik.

https://www.indozone.id/tech/lNs4oLB/apa-itu-dark-web-inilah-fakta-dark-web-dan-bedanya-dengan-deep-web/read-all