Surface Web
Surface Web adalah sebuah website atau situs yang muncul di permukaan paling atas dalam sebuah index pencarian mesin pencari.
Maksudnya adalah, ketika kita melakukan pencarian di mesin pencari
seperti Google, Yahoo, Bing, Yandex, dsb, maka hasil yang muncul
tersebut termasuk ke dalam kategori Surface Web (dapat ditemukan oleh
semua orang).
Yap!. That’s right dude.
Jika selama ini kita melakukan sebuah pencarian, maka kita hanya mencari index yang ada di Surface Web.
Sedangkan masih banyak situs maupun website yang tidak terindex oleh mesin pencari seperti Google, dsb.
Dari sekian banyaknya situs dan website di internet, hanya sekitar 5%
saja yang dapat diakses oleh semua orang. Dude!, So how big internet
is?.
Mari kita coba sederhanakan, jika kita membuka situs online seperti
facebook dan yahoo, kemudian kita melakukan klik sebuah link dan
diarahkan ke situs lain, maka seperti itulah cara kerja mesin pencari.
Kita hanya akan diarahkan ke situs lain yang sudah terindex oleh oleh
web tersebut dan mesin pencari lainnya dan itu termasuk ke dalam
kategori Surface Web.
Contoh kasus (Surface Web):
Bukalah apalikasi Line dan lihatlah salah satu berita disana,
kemudian kalian klik salah satu sumber berita tersebut, maka kalian akan
di arahkan ke situs lain bukan? Sama halnya ketika kalian membaca
tulisan ini, ketika saya meninggkalkan link ini, maka kita akan diarahkan ke situs lain bukan?.
Itulah contoh sederhana tentang bagaimana mesin pencari pekerja.
Dalam kasus tersebut, tentunya masih banyak lagi konten (situs) lain yang sebenarnya belum terindex oleh mesin pencari.
Now let’s get deeper,…
https://notnoob.com/apa-yang-di-maksud-dark-web-deep-web-dan-surface-web/
Deep Web
Deep Web (dikenal juga dengan nama Deepnet, Darknet, Invisible Web, Undernet,
atau Hidden Web). Deep Web merupakan bagian dari World Wide Web (www),
tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah.
Artinya,
deep web adalah kumpulan konten World Wide Web yang tidak terindeks
oleh mesin pencari, seperti Google Chrome, Bing, Yahoo, Safari, Firefox,
dan lain-lain. Itu karena situs deep web umumnya menggunakan domain
.onion.
Sesuai namanya, deep web memuat banyak sekali konten informasi
terpendam (tidak terlihat) yang sulit atau bahkan tidak bisa diakses
oleh orang biasa.
Situs-situs yang tergolong deep web tidak dapat
kamu temukan dengan mudah layaknya browsing informasi di mesin pencari
(search engine) standar.
Meski tidak terindeks mesin pencari biasa, nyatanya deep web tetap bisa diakses menggunakan tool khusus seperti TOR (The Onion Router) Browser, VPN, dan aplikasi keamanan lainnya.
Beberapa
orang menggunakan situs deep web karena alasan informasi yang dimuat di
dalamnya tidak untuk konsumsi publik. Sehingga, dipilihnya deep web
agar informasi tersebut tidak dapat diakses dan tidak muncul dalam hasil
pencarian browser internet.
Dari penjelasan di atas, sekilas deep web tergolong situs ilegal
atau terlarang. Namun, berbagai sumber menyebutkan bahwa deep web tidak
selalu ilegal dan cukup banyak aktivitas yang terjadi dalam konteks
hukum.
Karena berkaitan dengan masalah keamanan dan privasi, deep web digunakan oleh beberapa profesi, mulai dari para jurnalis, whistleblowers (pelapor), pengunjuk rasa, hingga masyarakat yang ditindas rezim politik.
Apa Saja yang Ada di dalam Deep Web?
Seperti penjelasan sebelumnya, di dalam deep web berisi sejumlah besar data dan informasi rahasia, sangat sensitif, dan penting, antara lain:
- Situs internal perusahaan besar, asosiasi, dan organisasi perdagangan.
- Sistem intranet sekolah, perguruan tinggi, dan universitas.
- Situs web yang dilindungi password khusus (hanya bisa diakses oleh anggota tertentu).
- Halaman akses berjangka waktu seperti yang ada di situs pengambilan tes online.
- Akun pribadi seseorang untuk media sosial, e-mail, perbankan, dan lainnya.
- Halaman enshrouded Paywall.
Bagaimana Cara Mengakses Deep Web?
Setelah tau apa itu deep web, tentu kamu penasaran juga bagaimana cara mengakses deep web tersebut. Ada beberapa cara mudah masuk ke deep web dengan aman, seperti yang dirangkum Indozone berikut ini:
1. Akses Deep Web dengan Web Directory
Cara
paling mudah mengakses deep web yaitu lewat web directory, salah
satunya Hidden Wiki. Di dalam situs Hidden Wiki, kamu bisa temukan
daftar alamat website deep web yang dapat dikunjungi, lengkap dengan
jenis kontennya.
2. Akses Deep Web dengan TOR Browser
Untuk
mengakses deep web, kamu dapat gunakan TOR Browser yang punya sistem
keamanan baik. Nantinya secara otomatis, TOR Browser akan menyembunyikan
identitas dan privasi kamu sebagai pengunjung.
3. Akses Deep Web dengan VPN
Selain
Web Directory, TOR Browser, kamu juga dapat mencoba cara alternatif
akses situs deep web yaitu dengan menggunakan VPN atau Proxy.
cara membuka situs deep web pun bisa dicoba melalui web browser lain, seperti Invisible Internet
Project (I2P), Whonix, Subgraph OS, dan TAILS (The Amnestic Incognito
Live System).
Catatan:
Deep web
memang bisa diakses dengan cara-cara di atas. Namun perlu kamu ingat,
cara mengakses deep web sebaiknya dilakukan untuk hal positif. Jangan
sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Akses Deep Web, Apakah Berbahaya?
Sebagian orang berpendapat bahwa deep web merupakan situs terlarang
yang tidak seharusnya diakses. Tapi di sisi lain, orang-orang menganggap
deep web dapat membantu sejumlah pihak yang membutuhkan anonimitas
(identitas pribadi tidak diketahui).
Anonimitas itu sendiri
digunakan beberapa pihak untuk keperluan atau kebutuhan tertentu.
Kendati demikian, akses deep web tetap ada risikonya.
Saat
mengakses website deep web, pastikan kamu tidak menulis informasi apa
pun yang tergolong penting dan privasi, seperti alamat email aktif
beserta password yang biasa kamu gunakan.
Pasalnya, dengan kondisi keamanan yang tidak dapat terindeks mesin pencari standar, bukan tidak mungkin cracking, file corruption, dan cyber crime lainnya bisa terjadi setelah kamu akses website deep web.
Selain
itu, hindari menekan sembarang tombol 'klik' di dalam website deep web.
Karena, beberapa konten bisa saja memiliki virus atau walmare yang
dapat menyerang perangkat kamu saat itu juga.
https://www.indozone.id/tech/lNs4oLB/apa-itu-dark-web-inilah-fakta-dark-web-dan-bedanya-dengan-deep-web/read-all
Dark Web
Menurut informasi dari berbagai sumber, dark web mengacu pada konten
online terenkripsi yang tidak terindeks mesin pencari standar, seperti
Google, Firefox, Bing, Yahoo, Safari, dan lain-lain.
Seperti halnya deep web,
sebagian besar situs dark web memberikan privasi atau keamanan lebih
banyak bagi para pengguna terkait data atau informasi penting.
Namun sayangnya, dark web seringkali disalahgunakan oleh beberapa
pihak tidak bertanggung jawab. Situs dark web kerap menjadi pasar online
untuk menjual barang-barang ilegal, jual-beli data curian, obat-obatan
terlarang, dan kegiatan melanggar hukum lainnya.
Karena itu pula, berbagai situs yang tergolong dark web sangat tidak disarankan untuk diakses. Pasalnya, bisa menimbulkan hal-hal berkaitan dengan aktivitas cyber crime (kejahatan siber) di internet.
Menurut
CSO Online, studi 'Into the Web of Profit' tahun 2019 yang dilakukan
Dr. Michael McGuires di University of Surrey, menunjukkan bahwa dark web
menjadi lebih buruk.
Dari hasil studi ditemukan jumlah daftar
dark web berbahaya meningkat 20 persen sejak tahun 2016, di mana 60
persen dominan berpotensi membahayakan perusahaan.
Mulai dari,
jual-beli nomor kartu kredit, obat-obatan terlarang, penjualan senjata
ilegal, uang palsu, data curian akun online, perangkat lunak untuk
hacking, pornografi, perjudian, hingga terorisme.
fakta-fakta Seputar Dark Web
Istilah dark web
seringkali disamakan dengan deep web. Padahal, kedua istilah tersebut
berbeda. Dark web hanya sebagian kecil dari deep web (bagian dari web
yang tidak diindeks mesin pencari biasa).
Sebagian orang
menggunakan situs dark web karena melihat dari sisi privasi, di mana
data/informasi penting pengguna akan tersamarkan dan tidak akan
diketahui (anonim).
Di sisi lain, website dark web menjadi 'peluang' bagi beberapa orang yang ingin bertindak jahat, misalnya pencurian data pribadi seseorang.
Selain
itu, karena tidak bisa diakses dari mesin pencari biasa, ada banyak
hacker berkeliaran dan tidak 'terjamah' Google. Dengan kata lain, tidak
terdapat perlindungan jika suatu saat informasi diretas.
Risiko
semacam itulah yang membuat situs dark web menjadi begitu terlarang
untuk diakses. Terlebih, beberapa hal aneh dan tidak lazim kerap
dijumpai dalam situs dark web.
Perdagangan ilegal di dark web
banyak terjadi menggunakan bitcoin, sebagaimana pernah dituturkan
Patrick Tiquet Director of Security & Architecture dari Keeper
Security.
Perbedaan Deep Web dan Dark Web
Meski sama-sama tidak mudah diakses oleh mesin pencari biasa, ada perbedaan antara deep web dan dark web dilihat dari konten di dalamnya.
Dark
web berisi hal-hal lebih ekstrim daripada yang disajikan dalam deep
web. Di dalam dark web, banyak berisi hal-hal berkaitan kegiatan ilegal,
jual-beli narkoba, konten kekerasan ekstrim hingga pornografi dengan
tema-tema yang tidak masuk di akal.
Sementara itu, berbagai sumber
menyebutkan bahwa deep web tidak selalu berisi hal ilegal dan cukup
banyak aktivitas yang terjadi dalam konteks hukum.
Karena berkaitan dengan masalah keamanan dan privasi, deep web digunakan oleh beberapa profesi, mulai dari para jurnalis, whistleblowers (pelapor), pengunjuk rasa, hingga masyarakat yang ditindas rezim politik.
https://www.indozone.id/tech/lNs4oLB/apa-itu-dark-web-inilah-fakta-dark-web-dan-bedanya-dengan-deep-web/read-all